Alam Semesta Ternyata Sangat Dingin

boomerang_nebulaKita biasanya mengetahui bahwa objek-objek di alam semesta itu umumnya sangat panas. Sebut saja Matahari dan bintang-bintang. Tapi kenyataannya sebagian besar ruang angkasa sangatlah dingin. Di samping cahaya benderang para bintang, kegelapan yang mengisi sebagian besar alam semesta ini bertemperatur rata-rata -270°C! Hanya beberapa derajat di atas temperatur “nol mutlak”, yang besarnya -273°C, temperatur terdingin yang bisa terjadi!

Boomerang Nebula, Tempat Terdingin di Alam Semesta


Pada tahun 1995, dengan menggunakan teleskop diameter 15 m Swedish ESO Submillimetre Telescope, 2 orang ahli di bidang astronomi, Sahai dan Nyman, mengemukakan bahwa Boomerang Nebula merupakan tempat terdingin di alam semesta sejauh ini.

Nebula Bumerang, tempat terdingin di alam semesta saat ini.

Nebula Bumerang, tempat terdingin di alam semesta saat ini.

Suhu udara di Boomerang Nebula yaitu -2720C. Suhu itu hanya 10 lebih hangat daripada absolute zero (-273°C). Absolute zero merupakan titik paling rendah dari semua temperatur.

Bentuk Boomerang Nebula menyerupai dasi kupu-kupu. Bentuk itu diyakini terjadi karena adanya angin dengan kecepatan tinggi hingga mencapai 500 ribu km/jam. Angin itu juga yang membawa gas bersuhu rendah dari bintang mati di sekitarnya. Akibatnya, bintang kehilangan berat massa sekitar satu per seribu material tiap tahun selama 1.500 tahun. Kecepatan Nebula berkembang dan menjadikannya tempat paling dingin di alam semesta

Warna-Warni Bintang


Warna bintang bisa jadi petunjuk tentang suhu bintang tersebut. Ketika diamati dengan teleskop, ada bintang berwarna merah, kekuningan, putih, hingga putih kebiruan. Berdasarkan analisis astronom, diketahui bahwa spektrum merah dimiliki oleh bintang yang dingin (tentu saja dingin untuk ukuran bintang). Sedangkan warna kebiruan menunjukkan bahwa bintang tersebut adalah bintang panas (yang juga menunjukkan bahwa itu bintang yang masih muda). Matahari kita saat ini berada pada spektrum kuning.

Gugusan bintang biru yang masih muda

Gugusan bintang biru yang masih muda

Gugusan globular bintang-bintang tua

Gugusan globular bintang-bintang tua

Memang terdengar aneh kalau warna merah adalah warna objek yang dingin. Biasanya kita mengasosiasikan merah dengan sesuatu yang panas, seperti misalnya keran air panas atau api, dan biru dengan sesuatu yang dingin. Tapi, di angkasa hal itu jadi berlawanan. Titik-titik biru terang yang tersebar di langit adalah bintang-bintang yang muda dan sangat panas. Kalau bintang-bintang itu nanti mendingin, mereka akan berubah warma menjadi merah.

Fakta menarik : Meski Nebula Bumerang merupakan tempat terdingin di semesta, para ilmuwan di laboratorium sedang mencoba mendapatkan temperatur yang mendekati nol mutlak!

Sumber:

Categories: Astronomi | Tags: , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.