Berbagai Mitos dan Misteri di Laut

Dulu laut adalah sarana transportasi yang paling dipilih orang untuk perjalanan jauh karena cepat dan relatif aman. Bermunculan kapal-kapal yang didesain khusus untuk mendukung pelayaran secara efektif, mulai dari kapal cepat hingga kapal yang mampu memuat barang dagangan yang banyak. Namun, laut tak selamanya aman. Laut kadang bisa menjadi tempat yang mengerikan dan berbahaya. Karang-karang tersembunyi dan cuaca bisa menenggelamkan kapal, tak peduli betapa ahli kapten dan awaknya. Para pelaut sering bercerita tentang serangan makhluk-makhluk mistis dan kekuatan gaib serta dongeng-dongeng tentang kekuatan laut. Monster-monster menyeramkan, dewa petir dan dewa angin, dan putri duyung yang cantik dan mematikan, hanya sebagian kecil dari misteri di laut.

Flying Dutchman


Flying Dutchman adalah mitos dari Belanda, menceritakan tentang sebuah kapal yang kaptennya ingin mendapatkan jalan pintas aman mengelilingi Tanjung Harapan. Sebagai syaratnya, dia harus menjual jiwanya kepada iblis.  Akan tetapi, sang kapten melakukan kesalahan. Ia lupa meminta hanya satu kali perjalanan. Akibatnya, ia dipaksa berlayar bolak-balik selamanya. Banyak yang menceritakan bahwa pelaut yang melihat kapal Flying Dutchman, maka ia atau kapalnya akan mendapat musibah.

Odysseus dan Serena


Dalam legenda Yunani, Serena adalah setan laut yang berwujud setengah wanita setengah burung yang nyanyiannya memikat para pelaut sampai lupa diri dan mati di karang-karang. Odysseus berhasil bertahan. Ia menyuruh para pelautnya menutup telinga dengan lilin (malam) dan mengikat Odysseus ke tiang layar.

Mary Celeste


Mary Celeste adalah kapal barang Amerika yang meninggalkan New York pada November 1872 menuju Genoa, Italia. Bulan berikutnya, kapal ini ditemukan terombang-ambing dengan layar terpasang untuk menghadapi badai. Namun, kapten dan awaknya tidak ditemukan. Sepertinya mereka pergi terburu-buru. Tidak seorang pun tahu apa sebabnya.

Segitiga Bermuda


Segitiga bermuda merupakan salah satu misteri belahan dunia Barat yang mendunia dan berabad-abad telah menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri inipun bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera Christopher Columbus. Kisah misterius ini terletak di wilayah lautan di Samudra Atlantik. Di dalam garis imajiner kawasan ini menghubungkan tiga wilayah yaitu wilayah antara Bermuda teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat. Banyak cerita misterius yang muncul dari tempat tersebut, misalnya cerita tentang hilangnya kapal laut beserta seluruh awaknya kala berlayar di daerah yang disebut sebagai daerah Segitiga Bermuda.

Namun, misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat terbang di wilayah yang disebut Segitiga Bermuda kini tersingkap sudah. Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa, demikian ditulis Salem-News.com.  Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih, terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut.

Metana, yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas.  Ketika mencapai permukaan air balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar.  Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan tertarik jatuh ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya. Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami kerusakan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya.

Kebiasaan Pelaut


Dulu, sendiri di tengah samudera luas, sebuah kapal bisa berhari-hari tidak bertemu kapal lain. Jika kapal itu mengalami kecelakaan, tidak ada yang dapat menjelaskan peristiwanya. Hal ini memberi ilham bagi dongeng-dongeng hilangnya kapal dan awaknya. Banyak pelaut percaya bahwa tidak baik memulai pelayaran pada hari Jumat (hari penyaliban Yesus). Ada yang percaya hijau adalah warna sial, dan siulan di hari tenang akan mengundang badai. Ada juga yang mengatakan kalau membawa wanita dan pastor akan membawa sial.

Namun di tengah kemajuan zaman yang semakin modern ini, tampaknya dongeng-dongeng tersebut sudah tidak diperhatikan lagi ^^. Sudah ada alat-alat navigasi yang canggih dan pantauan radar modern sehingga keselamatan di laut semakin terjamin. Akan tetapi, masih ada juga yang percaya bahwa kegenda-legenda itu masih ada, seperti penampakan kapal The Flying Dutchman yang masih sering terlihat.

Sumber:

n.b.:

Untuk misteri putri duyung tampaknya semua sudah tahu, makanya tidak saya bahas ^^.

Oya saya juga berkepentingan untuk mengklaim blog saya, jadi saya sisipin deh kodenya di sini: B4VFQ9Y7SQ57

Categories: Alam dan Lingkungan, Ekonomi, Geografi, Makhluk Hidup & Biologi, Sosial | Tags: , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Berbagai Mitos dan Misteri di Laut

  1. memang misteri di laut sulit terungkap

Tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.