Negara sebagai Pelaku dan Pengatur Ekonomi

cintai indonesiaMenurut Mr. Soenarko (dalam Ekonomi 2; 2006:29), “Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang dapat memaksakan kehendaknya kepada warganya”. Negara merupakan kumpulan masyarakat yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Kekuasaan inilah yang membedakan negara dengan pelaku-pelaku ekonomi lain. Selain sebagai pelaku ekonomi, negara juga berperan sebagai pengatur perekonomian.

Negara sebagai Pelaku Ekonomi

a) Negara sebagai Konsumen

Untuk menjalankan pemerintahan negara membutuhkan barang dan jasa, sehingga negara melakukan konsumsi. Kegiatan konsumsi apa saja yang dilakukan negara? Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh negara antara lain sebagai berikut.

  • Membayar gaji pegawai.
  • Membayar utang luar negeri.
  • Memakai kertas dan alat tulis untuk kegiatan administrasi.
  • Menggunakan kendaraan dinas.
  • Karena menggunakan kendaraan dinas maka BBM jelas diperlukan.
  • Menggunakan energi listrik untuk penerangan dan menghidupkan alat-alat.
  • Mendirikan gedung-gedung pemerintahan.
Negara menggunakan mobil dinas untuk keperluan kerja sehari-hari.

Negara menggunakan mobil dinas untuk keperluan kerja sehari-hari.

b) Negara sebagai Produsen

Negara melakukan produksi karena dua hal, yaitu karena barang atau jasa yang diproduksi merupakan barang atau jasa yang vital sehingga tidak boleh diproduksi oleh swasta; atau swasta tidak mau memproduksi karena dianggap kurang menguntungkan. Untuk itu, perusahaan mendirikan perusahaan-perusahaan milik negara (BUMN). Contoh BUMN adalah PLN, PDAM, dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).
Kegiatan produksi yang dilakukan oleh negara dilakukan oleh BUMN-BUMN tersebut, di antaranya:

  • Memproduksi listrik.
  • Menyediakan sarana transportasi darat dan udara.
  • Menyediakan air bersih untuk keperluan masyarakat.
  • Memproduksi bahan bakar minyak.
Kegiatan produksi listrik yang dilakukan PLN.

Kegiatan produksi listrik yang dilakukan PLN.

c) Negara sebagai Distributor

Negara mempunyai kewajiban menyalurkan barang dan jasa dari yang berlebihan ke yang kekurangan, serta dari produsen ke konsumen. Untuk kegiatan distribusi negara mendirikan lembaga-lembaga tertentu meskipun umumnya BUMN sudah mencakupkan kegiatan distribusi dalam sistem kerjanya. Contoh:

  • Negara melalui Bulog menyalurkan sembilan bahan pokok kepada masyarakat.
  • Negara melalui PT PLN menyalurkan listrik kepada masyarakat.
  • Negara melalui PT PAM menyalurkan air bersih kepada masyarakat.
Bulog menyalurkan sembilan bahan pokok untuk masyarakat.

Bulog menyalurkan sembilan bahan pokok untuk masyarakat.

Negara sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Negara sebagai pemegang kekuasaan tertinggi bertanggung jawab penuh atas tercapainya kesejahteraan masyarakat. Karena itulah selain sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga bertindak sebagai pengatur ekonomi. Berbagai langkah yang dilakukan pemerintah untuk menjaga kelancaran perekonomian di antaranya sebagai berikut.

  • Membuat peraturan tentang retribusi, UU Perbankan, UU Ketenagakerjaan, dll.
  • Menerima dan mengelola pajak.
  • Menetapkan harga eceran tertinggi untuk melindungi konsumen dan menetapkan harga eceran terendah untuk melindungi produsen.
  • Memberikan berbagai macam subsidi.

Baca juga:

Categories: Ekonomi | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.