Metode dalam Memilih Antivirus yang Baik

Dunia TI sudah semakin berkembang sekarang. Di dunia serba cepat ini, tentu selain ada sisi positifnya juga ada sisi negatifnya (sisi positifnya semua pasti sudah tahu). Nah salah satu sisi negatif dari perkembangan TI adalah semakin cepatnya penyebaran virus.

Virus telah berkembang menjadi salah satu senjata paling berbahaya di dunia komputer. Untuk lebih jelasnya tentang virus komputer, silahkan baca artikel saya Apa Itu Virus Komputer. Nah untuk menanggulangi virus-virus tersebut, kita butuh program antivirus yang handal. Namun, tetap saja antivirus tidak seratus persen mampu melindungi komputer. Nah, melalui artikel ini semoga Anda dapat memilih antivirus sesuai kebutuhan Anda.

A. Apa Antivirus Itu?


Sebelum memilih antivirus ada baiknya kita mengetahui sedikit tentang antivirus. Antivirus yaitu software yang befungsi untuk mendeteksi, menghapus, serta mengkarantina virus-virus dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).

Dengan penjelasan tadi akan timbul pertanyaan bagaimana cara memilih antivirus terbaik? Disini saya coba merangkumkan barometer apa yang digunakan dalam memilih produk antivirus.

B. Apa yang Menjadi Prioritas dalam Menentukan Kualitas Produk Antivirus ?


Saat ini sudah ada puluhan survey yang dilakukan pada berbagai produk antivirus. Dari hasil survey, maka didapatkan prioritas acuan dalam memilih antivirus di antaranya:

  1. Rate Detection Test
    Adalah merupakan pengujian signature base antivirus terhadap ribuan bahkan jutaan sample virus, dan kemudian dilakukan perbandingan antivirus manakah yang terbanyak mendeteksi sample virus tersebut.
  2. Heuristic/Prospective/Generic Test
    Adalah merupakan pengujian virus/malware baru yang belum ada dalam database (signature file) akan tetapi memanfaatkan signature database tersebut sebagai acuan untuk mendeteksi virus/malware baru, apabila terdapat ciri-ciri virus/malware maka fungsi heuristic akan mendeteksinya.Dalam hal ini seperti DNA pada manusia, sebagai contoh, Peter Parker adalah sebuah virus dan telah ada dalam signature database sebuah antivirus, sehingga dapat dideteksi bahwa ini adalah virus, tetapi apabila kemudian Peter Parker berubah wujud menjadi spiderman, maka secara dasar signature database antivirus tidak mengenali bahwa ini virus/malware, tetapi fungsi heuristic akan melihat bahwa DNA Peter Parker dan Spiderman adalah sama, maka antivirus juga akan mendeteksi bahwa ini adalah virus/malware. 

    Jadi dengan fungsi heuristic sangatlah penting setelah Signature Database.

  3. Performance Test
    Penggunaan antivirus tentu saja akan memakan resource komputer, seperti CPU, Memory, disini peran kita adalah harus pintar dalam memilih produk antivirus yang memiliki pengaturan sumber daya yang baik, sehingga tidak menganggu performansi komputer.Saat ini, ada banyak antivirus yang menggunakan beberapa engine dalam produknya, ada yang menggunakan 2 (dua) engine, atau bahkan 7 (tujuh) engine, dimana hal ini akan berpengaruh dengan performansi komputer, resource / sumber daya komputer akan banyak digunakan dibandingkan dengan hanya 1 (satu) engine, antara lain : 

    – Gdata : 2 Engines (menyewa engine Bitdefender & Avast)
    – Trusport : 3 Engines (menyewa engine : AVG, Norman and Dr.Web)

C. Organisasi/Badan Independen Mana yang Menjadi Acuan dalam Melakukan Komparasi Produk Antivirus ?


Untuk melakukan survey dan menyimpulkan berbagai data mengenai antivirus, tentu membutuhkan sebuah lembaga independen yang profesional. Saat ini ada sekitar 22 badan/organisasi non profit yang membahas dan melakukan komparasi produk antivirus, akan tetapi hanya terdapat sekitar 5 organisasi terpercaya/indenpenden berdasarkan survey, dimana dapat dipastikan tidak ada pesan sponsor di dalamnya, antara lain :

  • AV-Comparatives
  • Virus Bulletin / AV-Test
  • ICSA Labs / West Coast Labs

AV-Comparatives sampai sejauh ini memiliki rating yang tertinggi sebagai badan independen yang melakukan komparasi produk antivirus, serta selalu mendapatkan respon yang sangat positif dari publik dari setiap ulasan yang publikasikan, VirusBulletin dan AV-Test dinilai sama pada urutan kedua, juga ICSALabs dan WestCoastLabs pada urutan ketiga, badan independen ini mensyaratkan kondisi dan minimum requirement dari vendor antivirus yang produknya akan di test.

Sebagai tambahan, disini tidak diikutsertakan analisis dari Gartner, mengingat gartner menganalisis banyak produk dan tidak spesifik ke antivirus saja. Independensi AV-Comparatives dapat dilihat dari penilaian 4 (empat) tahun terakhir untuk kategori “Product of the Year” :

  • Tahun 2007 : Eset NOD32
  • Tahun 2008 : Avira
  • Tahun 2009 : Kaspersky
  • Tahun 2010 : F-Secure

Dimana tidak ada satu merk pun pernah menduduki peringkat “Product Of the Year” secara berturut-turut, sehingga pada artikel ini yang akan dibahas adalah pengujian dari AV-Comparatives.

D. Pengujian / Testing oleh AV-Comparatives


Pengujian oleh AV-Comparatives secara periodik dilakukan per 3 (tiga) bulan sekali yang mencakup : Restropective/ Proactive Test dan On Demand Comparative, dimana kita tidak bisa berpedoman hanya dengan sekali pengujian, mengingat konsistensi suatu produk harus dilihat dalam jangka waktu tertentu. Hasil pengujian AV-Comparatives dapat dilihat pada :

http://www.av-comparatives.org/en/comparativesreviews/archive

http://www.av-comparatives.org/en/comparativesreviews/detection-test

Setiap hasil pengujian Detection Rate dapat dilihat pada halaman Summary Result

Berikut hasil rekapitulasi AV-Comparatives periode Februari 2007 s/d November 2010, sampai artikel ini dibuat belum ada report testing baru.

Dari kesimpulan di atas, bahwa dalam menentukan kualitas produk antivirus yang terbaik berdasarkan prioritas adalah :

  1. Rate Detection Test
  2. Heuristic/ProActive/Prospective Test
  3. Performance Test

Dan dalam penentuan kualitas produk antivirus terbaik harus dilihat dari beberapa kali pengujian, sehingga kita bisa melihat produk yang benar-benar konsisten dengan kualitasnya.

Nah, selamat menentukan pilihan! Pastikan Anda tidak memasang dua antivirus dalam satu komputer, karena bisa bertabrakan dan memperlambat sistem komputer Anda.

( ini merupakan tulisan dari seorang pemerhati Antivirus, Fajar Novriawan yang menganalisa dari hasil test-test antivirus oleh Av-Comparatives )

Recent Posts:

Categories: Kiat-Kiat, Komputer, Software | Tags: , , , | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “Metode dalam Memilih Antivirus yang Baik

  1. tothem

    aku binggung harus memilih antiviris yang competeble dengan devis ku………..aku skrang memakai smadav 8.8……kayak nya gak bisa menghilang kan viruz yang menginveksi data pada komputerku………sampai-sampai ne smadav malah jadi zomby.tolong solusinya.thankz…………

    • Rasanya antivirus yg kompatibel dgn komputernya orang indonesia ya hanya yg ringan” aja seperti avira, avast, smadav, dsb. Tapi tdk boleh menggunakan lebih dr 2 antivirus dlm 1 komputer
      saya sarankan, pakai 1 antivirus luar negeri (seperti avira) dikombinasikan dgn antivirus dlm negeri (seperti smadav) supaya bisa mendeteksi baik virus luar negeri maupun dalam negeri
      dan 1 hal lagi. Rajin” update antivirusnya ya!

Tulis komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.