Beberapa Cara Melestarikan Tanah untuk Menjaga Kesuburannya
Semua makhluk hidup bergantung pada tanah. Manusia memakan hewan dan tumbuhan. Hewan memakan hewan lain dan tumbuhan. Tumbuhan mendapat bahan makanannya dari tanah, dari apa yang kita sebut sebagai zat hara. Zat hara atau unsur hara adalah unsur-unsur kimia dalam tanah yang diperlukan tumbuhan untuk pertumbuhannya. Unsur hara mencakup nitrogen, fosfor, kalium, dan kalsium. Tanah yang subur adalah tanah yang mengandung unsur hara, air, dan bahan-bahan pemantap tanah lain dalam komposisi yang pas untuk pertumbuhan tumbuhan.
Kesuburan tanah dapat berkurang dan hilang akibat pengolahan tanah yang kurang hati-hati terutama pada lahan miring. Oleh karena tanah sangat penting untuk dijaga kesuburannya, berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah. Baca Lanjutannya…
Beberapa Permasalahan Lingkungan Hidup di Indonesia
Lingkungan hidup, sering disebut sebagai lingkungan, adalah istilah yang dapat mencakup segala makhluk hidup dan tak hidup di alam yang ada di Bumi atau bagian dari Bumi, yang berfungsi secara alami tanpa campur tangan manusia yang berlebihan. Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya. Baca Lanjutannya…
The Wealth of Indonesian Marine
Indonesia is a rich country, especially its nature. One of Indonesia’s wealth is the sea. Indonesian seas have very high potential to explore because of its wide area, its location, and also its famous history.
Since centuries ago, Indonesian seas had become crowd sailing route that connects India, China, and Maluku. Many merchant ships sank in Indonesian seas that time. Because of that, Indonesian seas have become one of the richest source of treasures around the world. If these treasures could be explored, just a few steps away to make Indonesia become the richest country in the world.
Beside as a rich source of treasures, Indonesian seas are also have high potentials to become high quality tourism objects. As we know, Indonesian seas are well-known as one of the best sea tourism in the world. The panorama of Indonesian beaches are amazing and the corals are fascinating. That’s why we could see many tourists come to our country with pleasure just to see our beaches and corals. Baca Lanjutannya…
10 Jenis Binatang Transparan
Apa jadinya kalau kita dapat melihat isi dalam/organ tubuh dari suatu hewan? Cobalah bayangkan kita dapat melihat makanan bergerak melewati ususnya, atau kita dapat mengamati proses pernapasannya, atau susunan seluruh kerangka tubuhnya. Pasti menarik, kan?
6 Gambar Penemuan Google Earth yang Aneh
Valentine adalah hari dimana para remaja menyatakan kasihnya kepada orang lain (pasangannya mungkin). Tentu para remaja putri mengharapkan adanya tempat yang cukup romantis untuk itu. Pulau berbentuk hati, mungkin. Tapi itu terdengar seperti hayalan saja, kan? Eits, ternyata ada pulau yang benar-benar berbentuk hati, lho! Itu adalah salah satu dari banyak kenampakan alam aneh yang berhasil ditemukan oleh para pengguna Google Earth. Baca Lanjutannya…
Jenis-Jenis Gempa dan Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa
Gempa bumi adalah peristiwa bergetarnya permukaan bumi secara tiba-tiba akibat gelombang seismik terhadap lapisan-lapisan batuan (litosfer). Menurut Wikipedia, gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Berdasarkan penyebabnya, gempa dibedakan atas gempa tektonik, gempa vulkanik, gempa runtuhan, dan gempa buatan. Berdasarkan bentuk episentrum, gempa dibedakan menjadi gempa linier dan gempa sentral. Berdasarkan hiposentrumnya, gempa dibedakan menjadi gempa dalam, gempa intermediet, dan gempa dangkal. Baca Lanjutannya…




