Masyarakat sebagai Pelaku Ekonomi
Masyarakat merupakan kumpulan rumah tangga. Masyarakat adalah tempat di mana kita hidup dan bergaul. Kita akan semakin merasa menjadi bagian dari masyarakat ketika ada kegiatan yang tidak bisa dilakukan sendiri, ketika menggunakan fasilitas umum secara bersama-sama, dan ketika kita membutuhkan kehadiran orang lain.
Masyarakat sebagai pelaku ekonomi sama seperti rumah tangga, yakni bisa berperan sebagai konsumen, produsen, dan distributor. Baca Lanjutannya…
Koperasi sebagai Pelaku Ekonomi
Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan perseorangan atau badan hukum koperasi yang dijalankan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat dan berlandaskan asas kekeluargaan. Sebagai pelaku ekonomi, koperasi berperan sebagai konsumen, produsen, dan distributor yang mengutamakan kepentingan anggotanya secara khusus dan masyarakat secara umum. Baca Lanjutannya…
Negara sebagai Pelaku dan Pengatur Ekonomi
Menurut Mr. Soenarko (dalam Ekonomi 2; 2006:29), “Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang dapat memaksakan kehendaknya kepada warganya”. Negara merupakan kumpulan masyarakat yang mempunyai kekuasaan tertinggi. Kekuasaan inilah yang membedakan negara dengan pelaku-pelaku ekonomi lain. Selain sebagai pelaku ekonomi, negara juga berperan sebagai pengatur perekonomian. Baca Lanjutannya…
29 Cabang Ilmu Biologi
Biologi adalah disiplin ilmu yang mempelajari makhluk hidup dan kehidupannya. Biologi adalah sains tentang makhluk hidup. Biologi mempelajari mulai dari unit terkecil seperti sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, sampai sistem kehidupan terbesar yaitu biosfer yang meliputi seluruh permukaan bumi. Sebagai bagian dari sains, biologi terus berkembang sesuai perkembangan ilmu dan teknologi sehingga ruang lingkupnya semakin luas. Makin banyak objek yang dipelajari dan makin banyak penemuan yang ditemukan. Karena biologi adalah ilmu yang sangat luas dan mendalam, maka untuk memudahkan dalam mempelajarinya biologi dipecah menjadi berapa bidang kajian/cabang ilmu. Baca Lanjutannya…
Berbagai Uji Pengenalan Gas [Tips Melakukan Percobaan di Laboratorium]
Banyak reaksi kimia yang terjadi menghasilkan suatu produk berwujud gas. Oleh karena itu, adanya gas menjadi salah satu petunjuk telah terjadinya reaksi kimia. Secara sederhana, adanya gas yang terbentuk ditunjukkan dengan adanya gelembung-gelembung dalam larutan. Sebagai salah satu prosedur eksperimen dan juga keamanan, kita harus mengetahui gas apa yang dihasilkan. Sebagai contoh, Anda disuruh melakukan suatu eksperimen. Anda sudah mengetahui seperti apa persamaan reaksinya dan apa produknya. Setelah selesai membuat reaksi, Anda harus menguji hasil reaksi untuk mengetahui apakah reaksi yang sudah dibuat benar atau tidak.
Untuk menguji gas, kita bisa saja melakukannya dengan menghirup baunya, tapi cara ini tidak selalu dianjurkan karena ada beberapa gas yang berbau mirip (bahkan tidak berbau) sehingga membuat keraguan dalam identifikasi dan ada gas lain yang diketahui beracun. Nah, melalui postingan ini saya menawarkan beberapa metode sederhana untuk mengidentifikasi gas-gas yang umum. Baca Lanjutannya…
Beberapa Cara Melestarikan Tanah untuk Menjaga Kesuburannya
Semua makhluk hidup bergantung pada tanah. Manusia memakan hewan dan tumbuhan. Hewan memakan hewan lain dan tumbuhan. Tumbuhan mendapat bahan makanannya dari tanah, dari apa yang kita sebut sebagai zat hara. Zat hara atau unsur hara adalah unsur-unsur kimia dalam tanah yang diperlukan tumbuhan untuk pertumbuhannya. Unsur hara mencakup nitrogen, fosfor, kalium, dan kalsium. Tanah yang subur adalah tanah yang mengandung unsur hara, air, dan bahan-bahan pemantap tanah lain dalam komposisi yang pas untuk pertumbuhan tumbuhan.
Kesuburan tanah dapat berkurang dan hilang akibat pengolahan tanah yang kurang hati-hati terutama pada lahan miring. Oleh karena tanah sangat penting untuk dijaga kesuburannya, berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah. Baca Lanjutannya…




