Klasifikasi Protozoa

Protozoa adalah protista mirip hewan (protozoa = hewan pertama (Yunani)). Awalnya protozoa disebut hewan bersel satu, tetapi karena terdapat beberapa ciri yang berbeda dengan hewan maka digolongkan ke dalam kingdom protista. Tubuh protozoa terdiri atas satu sel yang berukuran mikroskopis (antara 3-300 mikron), tidak mempunyai dinding sel, dan pada keadaan kurang menguntungkan ada yang dapat membentuk kista.

Protozoa dapat dijumpai di parit, sawah, sungai, bendungan, air laut, bahkan ada yang hidup dalam makhluk hidup lain. Protozoa berkembang biak dengan dua cara, yaitu secara aseksual dengan membelah diri atau membentuk spora, dan secara seksual dengan konjugasi.

Berdasarkan alat geraknya, protozoa dikelompokkan menjadi empat filum yaitu sebagai berikut:

1. Filum Rhizopoda (Sarcodina)

Ciri-ciri Rhizopoda sebagai berikut:

  • Tidak memiliki bentuk yang tetap.
  • Bergerak dan menangkap makanannya dengan kaki semu (pseudopodia) yang merupakan penjuluran sitoplasma tubuhnya. Rhizopoda bergerak dengan menjulurkan kaki semunya untuk berpindah tempat.
  • Ada yang hidup bebas di alam dan ada yang parasit.
  • Makanannya berupa bakteri atau bahan organik lain.
  • Berkembang biak dengan membelah diri.

Contoh anggota Rhizopoda adalah Amoeba sp., Foraminifera yang digunakan sebagai petunjuk dalam penyelidikan tanah yang mengandung minyak bumi, dan Radiolaria yang membentuk tanah radiolaria yang bermanfaat sebagai alat penggosok.

Radiolaria

Cangkang Foraminifera

Amoeba sp.

2. Filum Fagellata (Mastigophora)

Filum Flagellata memiliki ciri khas yaitu memiliki alat gerak berupa bulu cambuk (flagela) yang berstruktur mirip cambuk yang panjang. Bulu cambuk ini digunakan dengan mencambukkan bulu cambuk ke arah yang diinginkan dan menggunakannya untuk memindahkan dirinya sendiri.

Contoh Flagellata adalah Trypanosoma sp. yang hidup secara parasit dalam darah manusia dan vertebrata lainnya, berkembang biak dengan membelah diri, dan menyebabkan penyakit tidur pada manusia. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan lalat tse-tse.

Trypanosoma Brucei

3. Filum Ciliata (Cilliophora)

Ciliata bergerak dengan bulu getar (silia) yang selalu bergetar untuk mendorong tubuhnya ke arah yang diinginkan seperti gerakan mendayung perahu. Selain itu, silia bisa digunakan untuk mengambil makanan.Ciliata berkembang biak secara vegetatif (aseksual) dengan membelah diri dan secara generatif (seksual) dengan cara konjugasi.

Contoh Ciliata adalah Paramaecium sp. Paramaecium disebut juga hewan sandal, karena bentuknya menyerupai telapak sandal.terdapat mulut sel pada permukaan membrane sel yang melekuk. Air dan makanan masuk ke mulut sel dengan getaran silia. Makanan yang masuk ke mulut sel lalu masuk ke kerongkongan sel, lalu ke vakuola makanan. Vakuola makanan beredar dalam sel sambil mencerna makanan. Sisa makanan berbentuk cair dikeluarkan melalui vakuola berdenyut/vakuola kontraktil, sementara sisa makanan berbentuk padat dikeluarkan melalui vakuola makanan yang pecah saat menepi ke membran sel.

Paramaecium

Contoh Ciliata yang lain adalah Vorticella dan Stentor.

Vorticella

Stentor

4. Filum Sporozoa

Filum ini berbeda dengan filum sebelumnya—anggota filum ini tidak mempunyai alat gerak. Disebut Sporozoa karena dalam tahap tertentu dalam hidupnya, dapat membentuk sejenis spora. Biasanya hidup sebagai parasit pada tubuh hewan maupun manusia. Contoh anggota Sporozoa adalah Plasmodium sp., penyebab penyakit malaria. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles sp.

Plasmodium sp.

Sumber:

1. IPA-Biologi Bilingual kelas VII, Penerbit Yrama Widya.

2. Seri IPA Biologi kelas VII, Penerbit Yudhistira.

About these ads

Kaitkata:,

Tentang Ari Sudewa

Saya orangnya supel, dan simpel. Saya ingin menyebarluaskan pengetahuan kepada dunia lewat blog ini, jadi mohon bantuannya ya... :D

17 Responses to “Klasifikasi Protozoa”

  1. zaky says :

    Artikel yang cerdas,membangun,mendidik..mudah-mudahan banyak yang mencari artikel seperti ini. khususnya anak sekolahan..karna pastinya ini sangat berguna buat mereka

  2. Mutia says :

    thank’s for your information….

  3. Raven says :

    jawaban yg sangat membantu….. makasih…

    God Bless u…

  4. andi says :

    ada dasar pengelompokan protosoa ngk??

  5. daudnani says :

    klafikasi protozoa tidak hanya pada alat gerak saja tapi juga pada bentuk ,ukuran, dan habitatnya. maff sekedar info

  6. daudnani says :

    bisa gak minta penjelasan tentang antrhopoda

  7. Lemuel says :

    I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is attractive, your authored subject matter stylish. nonetheless, you command get bought an edginess over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.

  8. seo resource says :

    Oh joyous day yes. This is the one reason I was born.

    To find you, my long lost blogging soul-mate.

  9. local seo strategy says :

    constantly i used to read smaller articles which as well clear their motive, and that is also happening
    with this article which I am reading at this place.

  10. Ashely says :

    Hi everybody, here every one is sharing such knowledge, therefore it’s fastidious to read this blog, and I used to pay a quick visit this blog all the time.

Ayo Berkomentar!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.929 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: